Kisah Hewan Mitologi Kreasi Wyvern

Kisah Hewan Mitologi Kreasi Wyvern

Apa itu Wyvern?Wyvern adalah makhluk kecil seperti naga (kadang-kadang disebut dragonet), yang meniru kekuatan dan kebiasaan naga dalam skala yang lebih kecil. Meskipun mereka tidak seganas sepupu mereka yang lebih besar, mereka sangat agresif dan lebih dari mampu membunuh seorang musafir yang tidak bersenjata atau merusak kota yang tidak terlindungi.

Karakteristik

Deskripsi Fisik

Kemiripan fisik antara Wyvern dan naga telah membuat banyak orang percaya bahwa makhluk-makhluk ini berasal dari keluarga yang sama. Itu mungkin benar, tetapi mereka masih spesies yang sangat berbeda dengan perbedaan fisik yang penting.

Pertama dan terpenting, Wyvern memiliki dua kaki, sedangkan naga memiliki empat kaki (atau dalam beberapa deskripsi kuno, tidak ada). Kaki ular yang lebih kecil juga lebih seperti burung – panjang dan kurus, dengan jari kaki melebar dan cakar melengkung tajam – di mana kaki naga adalah reptil. Kaki mereka tidak hanya memberi mereka tampilan yang unik, mereka juga memberi mereka gaya gerakan yang unik, melompat, melayang, dan menerkam bukannya merangkak.

Kedua, ekor Wyvern memiliki ujung berduri yang unik. Beberapa teks menyatakan bahwa duri ini sebenarnya penyengat yang dapat memberikan dosis racun yang menyakitkan, yang akan memberi mereka satu senjata di gudang senjata mereka yang tidak dimiliki naga! Teks-teks lain menggambarkan naga yang telah beradaptasi dengan kehidupan semi-akuatik dengan mengembangkan ekor yang lebih mirip ikan.

Kemampuan spesial

Wyvern memiliki banyak kemampuan yang sama dengan naga. Mereka adalah situs judi bola yang luar biasa, dan mereka sering terlihat berputar-putar tinggi di langit saat mereka mencari harta karun untuk dijarah. Ketika mereka berhasil kabur dengan pernak-pernik baru, mereka membawanya ke sarang mereka, di mana mereka mengumpulkan “harta” mereka. Namun, gerombolan mereka hampir tidak mengesankan seperti gerombolan naga sejati, yang telah diketahui membuat orang sakit. serakah dan iri hati. Secara lucu, naga-naga kecil itu akan mengumpulkan apa pun yang berkilau, meskipun itu tidak lebih dari sendok murah.

Mereka adalah pejuang yang tak kenal takut, bahkan lebih dari sepupu mereka yang menghitung, yang biasanya hanya bertarung ketika ada peluang yang menguntungkan mereka. Wyvern akan terjun ke pertempuran dengan musuh apa pun, terlepas dari seberapa kuat dia terlihat.

Apakah ular kecil dapat menghirup api masih diperdebatkan. Tentu saja, mereka tidak mengandung persediaan api yang tak habis-habisnya, seperti yang dilakukan naga perkasa, tetapi beberapa teks memang menggambarkan Wyvern menyemburkan bola api kecil ke arah musuh mereka atau ke atap jerami. Mereka bahkan telah dijuluki “drake api” di beberapa bestie Medieval.

Senjata paling mematikan Wyvern adalah nafas mereka. Bahkan jika mereka tidak bisa menghirup api, mereka dapat menghirup sesuatu yang jauh lebih berbahaya: sampar. Mereka menyebarkan penyakit menular ke mana pun mereka pergi, dan selama zaman kegelapan Eropa, mereka disalahkan karena menyebarkan Wabah Hitam, penyakit aneh yang merenggut jutaan nyawa.

Representasi Budaya

Asal

Meskipun penggambaran Wyvern yang pertama telah hilang dari sejarah, jelas dari bestiaries dan teks alkimia bahwa naga-naga kecil ini terkenal di seluruh Eropa pada awal abad pertengahan, pada abad kelima Masehi.

Beberapa sarjana berspekulasi bahwa Wyvern mungkin telah muncul dari spanduk perang Romawi, yang akan dilihat oleh orang Eropa awal ketika pasukan penakluk Roma mulai menyebar ke utara. Gagasan ini didukung oleh fakta bahwa etimologi kata “wyvern” dapat ditelusuri kembali, melalui bahasa Prancis, ke kata Latin “vipera,” yang seharusnya digunakan oleh orang Romawi.

Heraldik

Wyvern diyakini telah muncul di spanduk perang Inggris pada awal abad ke delapan, ketika Wales diwakili oleh “naga merah” dan Wessex oleh “naga emas.” Pada abad keenam belas, popularitas naga kecil ini sebagai simbol keberanian dan kekuatan membuatnya mendapatkan tempat di lambang banyak keluarga terkemuka di Wales dan Wessex. Menjelang abad kesembilan belas, perusahaan-perusahaan Inggris secara nasional mulai menggunakan capung sebagai logo mereka, dan hari ini, ia dapat ditemukan sebagai logo atau maskot di seluruh dunia.

Video game

Di luar lambang, wilayah terbesar Wyvern adalah ranah video game. Dengan bentuknya yang tangguh dan sikapnya yang ganas, monster-monster ini membuat penjahat yang ideal untuk permainan fantasi, dan mereka telah mengklaim banyak kehidupan pemain dalam permainan laris seperti Final Fantasy, World of Warcraft, dan Dragonlance.

Beberapa dari gim ini secara tidak benar menyebut Wyvern mereka “naga,” meskipun faktanya monster hanya memiliki dua kaki. Untungnya, puritan mitologis telah berbondong-bondong ke internet untuk meluruskan semua pemain yang ingin tahu lebih banyak tentang karakter permainan. Dan juga memang monster ini sangat cocok sekali untuk dijadikan sebagai salah satu mosnter yang bisa dijadikan sebagai salah satu boss dalam setiap permainan yang ada di dalamnya.